Archive for August, 2006

Subject: Orang Brengsek Guru Sejati

Thursday, August 3rd, 2006

oleh : Gede Prama

Entah apa dan di mana menariknya, Bank Indonesia amat senang mengundang saya untuk menyampaikan presentasi dengan judul Dealing With Difficult People.

Yang jelas, ada ratusan staf bank sentral ini yang demikian tertarik dan tekunnya mendengar ocehan saya. Motifnya, apa lagi kalau bukan dengan niat untuk sesegera mungkin jauh dan bebas dari manusia-manusia sulit seperti keras kepala, suka menghina, menang sendiri, tidak mau kerja sama, dll.

Di awal presentasi, hampir semua orang bernafsu sekali untuk membuat manusia sulit jadi baik. Dalam satu hal jelas, mereka yang datang menemui saya menganggap dirinya bukan manusia sulit, dan orang lain di luar sana sebagian adalah manusia sulit.

Namun, begitu mereka saya minta berdiskusi di antara mereka sendiri untuk memecahkan persoalan kontroversial, tidak sedikit yang memamerkan perilaku-perilaku manusia sulit. Bila saya tunjukkan perilaku mereka; seperti keras kepala, menang sendiri, dll dan kemudian saya tanya apakah itu termasuk perilaku manusia sulit, sebagian dari mereka hanya tersenyum kecut.

Bertolak dari sinilah, maka sering saya menganjurkan untuk membersihkan kaca mata terlebih dahulu,sebelum melihat orang lain. Dalam banyak kasus, karena kita tidak sadar dengan kotornya kaca mata maka orangpun kelihatan kotor. Dengan kata lain, sebelum menyebut orang lain sulit, yakinlah kalau bukan Anda sendiri yang sulit.

Karena Anda amat keras kepala, maka orang berbeda pendapat sedikit saja pun jadi sulit. Karena Anda amat mudah tersinggung, maka orang yang tersenyum sedikit saja sudah membuat Anda jadi kesal.

Nah, pembicaraan mengenai manusia sulit hanya boleh dibicarakan dalam keadaan kaca mata bersih dan bening. Setelah itu, saya ingin mengajak Anda masuk ke dalam sebuah pemahaman tentang manusia sulit. Dengan meyakini bahwa setiap orang yang kita temui dalam hidup adalah guru kehidupan, maka guru terbaik kita sebenarnya adalah manusia-manusia super sulit.

Terutama karena beberapa alasan.

Pertama, manusia super sulit sedang mengajari kita dengan menunjukkan betapa menjengkelkannya mereka. Bayangkan, ketika orang-orang ramai menyatukan pendapat, ia mau menang sendiri.

Tatkala orang belajar melihat dari segi positif, ia malah mencaci dan menghina orang lain. Semakin sering kita bertemu orang-orang seperti ini, sebenarnya kita sedang semakin diingatkan untuk tidak berperilaku sejelek dan sebrengsek itu.

Saya berterimakasih sekali ke puteri Ibu kost saya yang amat kasar dan suka menghina dulu. Sebab, dari sana saya pernah berjanji untuk tidak mengizinkan putera-puteri saya sekasar dia kelak. Sekarang, bayangan tentang anak kecil yang kasar dan suka menghina, menjadi inspirasi yang amat membantu pendidikan anak-anak di rumah. Sebab, saya pernah merasakan sendiri betapa sakit hati dan tidak enaknya dihina anak kecil.

Kedua, manusia super sulit adalah sparring partner dalam membuat kita jadi orang sabar. Sebagaimana sering saya ceritakan, badan dan jiwa ini seperti karet. Pertama ditarik melawan, namun begitu sering ditarik maka ia akan longgar juga. Dengan demikian, semakin sering kita dibuat panas kepala, mengurut-urut dada, atau menarik nafas panjang oleh manusia super sulit, itu berarti kita sedang menarik karet ini ( baca : tubuh dan jiwa ini ) menjadi lebih longgar ( sabar ).

Saya pernah mengajar sekumpulan anak-anak muda yang tidak saja amat pintar, namun juga amat rajin mengkritik. Setiap di depan kelas saya diuji, dimaki bahkan kadang dihujat. Awalnya memang membuat tubuh ini susah tidur. Tetapi lama kelamaan, tubuh ini jadi kebal.

Seorang anggota keluarga yang mengenal latar belakang masa kecil saya, pernah heran dengan cara saya menangani hujatan-hujatan orang lain. Dan gurunya ya itu tadi, manusia-manusia pintar tukang hujat di atas.

Ketiga, manusia super sulit sering mendidik kita jadi pemimpin jempolan. Semakin sering dan semakin banyak kita memimpin dan dipimpin manusia sulit, ia akan menjadi Universitas Kesulitan yang mengagumkan daya kontribusinya. Saya tidak mengecilkan peran sekolah bisnis, tetapi pengalaman memimpin dan dipimpin oleh manusia sulit, sudah terbukti membuat banyak sekali
orang menjadi pemimpin jempolan. Rekan saya menjadi jauh lebih asertif setelah dipimpin lama oleh purnawirawan jendral yang amat keras dan diktator.

Keempat, disadari maupun tidak manusia sulit sedang memproduksi kita menjadi orang dewasa. Lihat saja, berhadapan dengan tukang hina tentu saja kita memaksa diri untuk tidak menghina balik. Bertemu dengan orang yang berhobi menjelekkan orang lain tentu membuat kita berefleksi, betapa tidak enaknya dihina orang lain.

Kelima, dengan sedikit rasa dendam yang positif manusia super sulit sebenarnya sedang membuat kita jadi hebat. Di masa kecil, saya termasuk orang yang dibesarkan oleh penghina-penghina saya. Sebab, hinaan mereka membuat saya lari kencang dalam belajar dan berusaha. Dan kemudian, kalau ada kesempatan saya bantu orang-orang yang menghina tadi. Dan betapa besar dan hebatnya diri ini rasanya, kalau berhasil membantu orang yang tadinya menghina kita.

Cita-citaku… (My Ideals) - On 24th Birthday

Wednesday, August 2nd, 2006

A year ago, I wrote this in my blog article..(http://kunilkuda.blogspot.com)
—————————————————-
Tuesday, August 16, 2005
Cita-citaku… (My Ideals)

Wahahaha…This is my 1st Indonesian blog..Since I write it in Aug 16th, which is couple hours away from Aug 17th, which is Indonesian independence day…

So this would be the 60th nation’s birthday..Everyone looks for the nation incoming..what is the nation ideals ?? Will it be like this. Like today: oil and energy crisis, malnutrition, diseases, corruption, etc..Or we could change it..

I dedicated part of this blog for…ME.. =P Lets just say that this is my birtday’s contemplation (btw, I’m born in Aug 2nd, if that’s not on my profile)..What should I be ? Where should I go ?

Here it goes:
——–

Kl di-inget-inget…cita-cita pertamaku adl jadi astronot. Hahahah..Lucu kl inget itu dulu. Abisnya waktu kecil aku paling suka baca soal planet-planet si..

Hmm..waktu itu, aku paling doyan baca (skr juga masi si), trus sm ortu dikasi ensiklopedi..Ada dua dulunya : hastakarya sm Mengapa begini mengapa begitu..(ga inget judulnya, ingetnya nama lagu yg dipopulerin RCTI)..Pokoknya soal planet, soal bumi dan tanaman aku paling suka..Krn itu aku mo jadi ilmuwan, biar bs liat dr deket kaya apa planet itu =P

Truss..pas rada gedean, apaa ya..Pas rada gedean, aku lebih sering maen si =P Jd ga punya cita2 beneran..Paling cm khayalan jd saint seiya ato jd jagoan di kungfu golok naga dan pedang langit (ee..kl ga salah judulnya itu si)..

Kl dipikir-pikir artinya g kurang terarah jg pas kecilnya. Pernah les organ, trus batal. Les renang, trus brenti.Ikutan bulu tangkis, tp ga pernah jd atlet =P ..Ga ada yg seriuslah..Tp untunglah, krn skr gw dah puas maen-maen pas kecil..Jd dah bahagia..hahahahha

Ee..trus kisah soal cita-cita g berlanjut..Kl ga salah pas kelas 3 ato 4 gitu, aku baca soal Tim Allen, bill gates, dan para pembesar IT skr. Entah knp g punya pikiran, kl suatu saat g bakal punya teman2 jg yg tertarik utk mulai bikin bisnis garasi kita =P..Trus g punya impian kl persh garasi yg g bangun bs jd raksasa sampe nama2 kita dimuat di koran2…

Mungkin itu awalnya knp g tertarik dgn elektronika dan komputer. Pas mamaku beli komputer (waktu itu aku kls 6SD), aku langsung tertarik ngopreknya. Pernah ga sengaja aku memformat disket mamaku ..Heheheh..Waktu itu si mamaku les komputer (WS, Lotus, Dbase) di PPSA Sby..Hmm…

Krn itu, aku trus minta di-lesin komputer. Pas liburan naek kls 6 dr kls 5, aku dilesin program TURTLE..Heheheh..Itu program di DOS bwt gambar, via command interpreter..Tp commandnya bs dijadiin script yg bs dijalanin program…Nah.g inget..mungkin dr situlah g pertama kali belajar programming dan flowchart.. =P Hahahah…Lucu jg kl inget kejadian 10 taon lalu

Trus pas taon selanjutnya, naek dr kls 6 ke SMP, aku dilesin BASICA. Itu tu program BASIC, tp pake interpreter (bukan compiler kaya VB skr). Nah, dr situ, pas kls 1SMP aku mulai masuk PASCAL..Trus kls 2SMP blajar assembly 8088..Trus…mandeg =P

Iya..abisnya ortuku ga ngedukung si..Mrk ga suka aku seharian di depan komputer (huh..skr kerjaan gw malah hrs di dp komputer 24jam sehari). Trus jg, aku kurang info kmana hrs pergi stlh belajar assembler..Ga spt skr, g tau jalan2 apa yg ditempuh (cth OOP, Database, web programming dsb)..Ya.. begitulah..Akhirnya minat komputer kandas pas gw kls 2SMP.

Tp pas SMP jg aku ada cita2 laen…Hohohoho…Jd co terkeren di skul dong..Hahahahha =P Iya ni..masa-masa pertama kali jatuh cinta +D hahhaha…So penginnya tu ikutan kegiatan yg cool, jd jagoan, trus dikelilingi ce cakep..Ckckckck…Kl diinget-inget kayanya ga jauh berubah skr Wakakakak

Pertama-tama yg dicoba adl voli..Si Iyok Sulistyo yg jd jagoannya waktu itu..Selain pinter (woii..org ini katanya dapet beasiswa ke Nanyang abis lulus dr SMAN5 sby), trus jago maen volley, maen gitar, dan cool…Hahahah…Tp beneran si, kayanya cm dia org yg ga cepat emosian pas SMP =P (Ato ini artinya g yg cepet emosian drpd org laen^^? )

Yah..begitulah..Menyadari g ga mungkin menang di volley, g ikutan taekwondo di deket rumah..Nah, kayanya dr smua kegiatan yg pernah g ikutin, taekwondo adl kegiatan yg paling memberikan kesan bg gw.

Guru taekwondo g Suherman L., adl eks atlet ASEAN GAMES. Pas melatih g, dia pegang pelatda Jatim dan MArinir..Keren deh..G banyak belajar dr dia..Bukan cm soal teknik berantem ato teknik menendang, tp jg spirit…

Kalo mau menang, kamu harus bisa melawan dirimu sendiri
Juara tuh masalah mental, bukan cm masalah teknik

G rasa, ini pegangan2 pertama g, yg bikin g masi kuat sampe skr..Abis aku orgnya jg angin-anginan si. Kl dah cape, bubar..Krn itu, g ga pernah dapet apa-apa..

Pas saat-saat ini, mimpi dan cita-cita g adl jadi taekwondo no.1 di dunia. G banyak srectching, lari, push-up, dll pas zaman2 ini. Kt temenku pas itu: Kamu ikutan fitness ?? Hahahahaha..Kebanyakan di push-up kali..

G masuk taekwondo kls 2SMP, kluarnya kls 3SMA krn g hrs kul di bandung. Pdhal, bln september (2 bulan stl g masuk kul), g masuk seleknas :( Yahh.. g rasa ini adl pengorbanan terbesar g utk kuliah di bdg.

Yah itulah.. Pas pertama kali kul, g ga ada bayangan apa-apa ttg masa depan g. G pikir, skr kuliah cari pacar, biar abis lulus bs cari kerja, tunangan, get married etc..Hahahahah…Abisnya g penasaran jg, dr SMP sd SMA ga pernah dapet pacar..Hmmm…Kurang berbakat dlm menarik ce ni..

Cita-cita g pas kuliah mulai ada stl g masuk KPE dan kenalan sm si Bobby. Si Bobby slalu cerita ttg proyek2. Trus nganjurin g baca buku Rich Dad Poor Dad..Lama-kelamaan, g mulai suka dgn apa yg diimpiin bobby..Itu pas taon 2001. G mulai belajar soal uang, soal saham, reksadana pas taon itu..Trus beli reksadana si lippoinvestment (skr ciptadana-asset) gara2 iklan mereka di TV =P

Itulah..entah knp mulai dr taon itu, cita-cita lama g utk bikin perusahaan di garasi mulai muncul lagi..

Waktu g jd ketua KPE, g arahin utk bergerak di proyek. Lumayan banyak waktu itu, ada 2 proyek yg masuk. 1 bikin development board utk AT90S1200, 1 bikin web berbasis PHP..

Wuih..waktu itu g ngerasain betapa susahnya memanage org. Kbanyakan org tu pengecut. Ada masalah dikit mrk mundur. Krn itu, g bener2 ngerasain gmana rasanya kerja pasang badan..=P Capenya..

Abis lepas dr KPE, g masi pegang cita2 utk jd Teknopreneur..Ei…TEKNOPRENEUR..bukan sembarang wiraswasta yg jualan barang2 remeh..

Dan, abis lulus, g langung terjun jd pengusaha..Heheheh..

Tp ternyata masalah lama masi muncul, masalah org..G paling jengkel sm org yg komitmennya separuh-separuh..Lebih jengkel lg sm org yg ga punya inisiatif apa-apa..Waah..banyaklah yg bikin jengkel berurusan dgn org..

Tp ternyata masalah org bukan cm di persh g aja. Di organisasi sosial macam KMK, TM3 pun banyak masalah dgn org..G dah sering ngerasain kerja sendiri krn ditinggal org..Frustasilah yg jelas..

Tp lama2, kok dipikir2, hrsnya ada cara yg bagus utk memanage people..Mestinya 1 org + 1 org =4 org, kata org managemen..Siall susahnya hal itu terjadi..

Anyway, back to the main focus.

I declare my PRESENT ideal’s as :

  •     Be Teknopreneur in Agriculture, electronics, and IT
  •     Helping my community and serving my country in my best effort